-->

Senin

Daftar Rute Bus Mudik Gratis Nataru dari Kemenhub

 Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan puluhan bus AKAP-Pariwisata, dengan 14 rute dari Jakarta. Semua bus itu, disediakan untuk Program Mudik Gratis Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), terutama bagi para pengguna sepeda motor.

Daftar Rute Bus Mudik Gratis Nataru dari Kemenhub

Sebab, prediksi masyarakat akan bepergian mencapai 107,63 juta orang, atau 39,83 persen dari total populasi nasional. Data tersebut, berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub (Baketrans).

"Untuk itu, sesuai arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno. Maka, kami akan menyelenggarakan Mudik Gratis di libur Nataru ini," kata Direktur Angkutan Jalan Suharto, Senin (4/12/2023).

Dia menjelaskan jumlah bus dan kuota penumpang untuk Mudik Gratis Nataru tahun ini. "Ditjen Perhubungan Darat menyediakan kuota 90 unit Bus AKAP dan Pariwisata, dengan total 3.600 penumpang," kata dia.

Sedangkan untuk kendaraan sepeda motor, disiapkan kuota untuk 120 unit. "Dengan empat truk," ujar dia.

Pendaftaran Mudik Gratis Nataru dilakukan secara online. Yaitu, melalui aplikasi Mitra Darat dan dapat diunduh di Play Store.

"Dengan versi terbaru 2.3.1 untuk iOS dan versi 1.1.8 untuk Android," kata dia. Bagi masyarakat telah melakukan pendaftaran online, kata dia, agar melakukan verifikasi di Kantor Pusat Kemenhub dan GOR Bulungan Blok M, Jakarta Selatan.

"Untuk wilayah Jakarta (di Kantor Pusat Kemenhub dan GOR Bulungan Blok M, red). Dan Terminal Pondok Cabe untuk wilayah Tangerang Selatan," kata dia.

Suharto juga menegaskan, untuk keberangkatan sepeda motor dengan truk rencananya dilakukan, pada Jumat (22/12/2023). "Dari Terminal Tipe A Pondok Cabe dan pelepasan Mudik Gratis bagi penumpang, pada Sabtu (23/12/2023)," kata dia.

Tepatnya, dari Terminal Kampung Rambutan DKI Jakarta dan Terminal Terpadu Pulo Gebang, untuk pelepasan Mudik Gratis bagi penumpang. "Untuk memastikan kelayakan bus dan truk sebagai armada Mudik Gratis Nataru, juga akan dilaksanakan ramp check, pada (18-20/12/2023," katanya.

Secara rinci dia menjelaskan, 63 bus akan diberangkatkan dari Terminal Pulo Gebang, dengan 2.520 penumpang. "Dan dari Terminal Kampung Rambutan sebanyak 27 bus akan diberangktan dengan 1.080 penumpang," kata Suharto.

Daftar rute bus Mudik Gratis Nataru berkapasitas 40 orang disiapkan Kemenhub, yaitu:

1.Jakarta-Solo

2.Jakarta-Yogyakarta

3.Jakarta-Surabaya

4.Jakarta-Wonosobo

5.Jakarta-Semarang

6.Jakarta-Wonogiri

7.Jakarta-Cilacap

8.Jakarta-Putwokerto

9.Jakarta-Malang

10.Jakarta-Kediri

11.Jakarta-Madiun

12.Bus Disabilitas.

Rute truk angkutan gratis untuk sepeda motor, yaitu:

1. Jakarta-Solo

2. Jakarta-Yogyakarta.

Ayo Buruan Daftar, Mudik Gratis Nataru untuk Pengguna Sepeda Motor

 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyelenggarakan "Mudik Gratis" bagi para pengguna sepeda motor. Sebab, libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) bersamaan dengan libur sekolah.

Foto Mudik Motor Gratis

"Pendaftarannya dilakukan secara online. Melalui aplikasi Mitra Darat, mulai tanggal 5 Desember hingga 20 Desember 2023," kata Direktur Angkutan Jalan Suharto dalam keterangan tertulis, Senin (4/12/2023).

Dia menjelaskan, "Mudik Gratis" dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran selama perjalanan mudik Nataru. Libur Nataru akan berlangsung, pada Rabu (20/12/2023)-Selasa (2/1/2024).

"Prediksi masyarakat akan bepergian mencapai 107,63 juta orang, atau 39,83 persen dari total populasi nasional," kata Suharto. Data tersebut, berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub (Baketrans).

Mudik Gratis Nataru untuk Pengguna Sepeda Motor

"Dari jumlah tersebut, mayoritas akan menggunakan kendaraan pribadi. Mobil maupun sepeda motor," ucap Suharto.

Kemenhub juga telah menggelar Rapat Rencana Operasi Mudik Gratis Nataru. Hasil survei Baketrans juga menunjukkan, 35,57 persen atau 39,97 juta pergerakan masyarakat akan menggunakan mobil.

"Dan 17,92 persen atau 20,14 juta masayarakat akan mengendarai sepeda motor," ujar dia. 

Selasa

Karawang Percontohan Vaksinasi Keluarga Tingkat Nasional

Kepala BKKBN Republik Indonesia, DR dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (k) menunjuk Kabupaten Karawang sebagai pilot projek Vaksinasi Keluarga tingkat nasional. Menurut BKKBN, Karawang ditunjuk lantaran memiliki konsep yang baik dan jelas,  Serta sarana dan prasarana yang memadai.
Dalam arahannya Hasto menjelaskan, pelaksanaan vaksin keluarga akan dilakukan oleh Praktik Bidan Mandiri (PBM). Hasil koordinasi dengan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

Saat ini Karawang memiliki 801 Praktek Mandiri Bidan yang tersebar di 30 kecamatan. Bila  Rata-rata, satu bidan memiliki target 100 orang, maka target vaksin keluarga di Karawang mencapai 80 ribu orang, jelas mantan Bupati Ponorogo ini.


Sementara itu Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana memaparkan, proses pelaksanaan vaksinasi keluarga di Karawang sudah di konsep dengan matang. DPPKB Karawang, sebagai leading sektor yang menangani akan melibatkan 208 PLKB dan 618 Pos KB Desa sebagai Penggerak di lapangan, sementara PC IBI yang secara organisasi menaungi para Bidan akan mendorong Praktek Bidan sebagai vaksinator.

Kata Cellica, semuanya akan memiliki peran dalam mensukseskan vaksinasi keluarga di Karawang. Tahun ini, lanjut dia, Karawang ditargetkan sudah mencapai 70 persen vaksinasi. Sehingga, Desember 2021 ini sudah terjadi Herd Immunity di kota pangkal perjuangan.

"Selama ini klaster keluarga menjadi salah satu yang tertinggi di Karawang. Dengan adanya vaksinasi keluarga ini, diharapkan Herd Immunity ditingkat keluarga bisa segera terbentuk," ujar Cellica.

"Melalui pemberdayaan 801 PBM yang ada maka target vaksinasi di karawang akan lebih cepat tuntas, tentunya ini akan membantu Dinas Kesehatan yang selama ini menjadi eksekutor pelayanan vaksinasi.
 " jelasnya.

Menurut Cellica, kesempatan emas ini tak boleh dilewatkan oleh seluruh keluarga di Karawang. Karena itu, agar keluarga di Karawang imun dari Covid-19. Cellica mengajak seluruh warga Karawang, untuk mensukseskan vaksin keluarga ini.

"Masyarakat Karawang, khususnya keluarga, kesempatan ini tak boleh dilewatkan. Vaksinasi ini akan membentuk imun kita, keluarga kita bisa terhindar dari Covid-19," ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Karawang, Sofiah menuturkan, proses penyuntikan vaksin keluarga di Karawang. Secara simbolis sudah dimulai pada saat launching bersama BKKBN, Selasa, (27/7).

Namun demikian, secara teknis pelaksanaannya. Pemkab Karawang masih menunggu Peraturan Mentri Kesehatan (Permenkes) yang baru. Dimana isinya, mengatur atau mengizinkan vaksinasi dilakukan oleh praktik bidan mandiri.

"Kegiatan ini memang masih secara simbolis. Namun, bagi keluarga yang ingin  di vaksin tentunya masih harus menunggu aturan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini selanjutnya"," ujarnya. " dan tentunya, tambah sofiah, DPPKB akan melakukan banyak langkah koordinasi, baik dengabmn Dinas Kesehatan maupun PC IBI. ***Ta

Saat Berada di Karawang Kang Uu Optimis Untuk Vaksinasi di Jabar Bisa Capai Target

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum optimis 80% atau 33,5 juta dari 50 juta warga Jabar sudah herd imunity pada akhir tahun 2021 ini. Hal itu dikatakannya saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah daerah di Jawa Barat yang cukup antusias masyarakatnya untuk divaksin.


"Saya juga berharap target 56.000 vaksin di Karawang dapat tercapai. Karena melihat dari masyarakatnya, termasuk kaum milenial cukup antusias untuk divaksin," ujar Wagub saat memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di Stadion Singaperbangsa Karawang, Selasa (27/7).


Wakil Gubernur mengatakan, dengan tingginya antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi, ini menunjukan bahwa isu-isu negatif soal vaksin sudah tak berpengaruh dengan masyarakat Jawa Barat.

Terkait soal adanya lembaga lain yang ingin di drop vaksin, kata Wagub sebaiknya lembaga tersebut berkolaborasi saja dengan pemerintah daerah. Misal, Pemkab Karawang berkolaborasi dengan perhuruan tinggi dan tenaga kesehatannya.


Sementara itu, Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana dalam instagramnya mengucapkan terimakasih kepada Wakil Gubernur Jawa Barat yang telah berkenan langsung menyaksikan pelaksanaan vaksinasi massal di Stadion Singaperbangsa.

Bupati bersyukur pelaksanaan vaksinasi dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar dengan mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kunjungan Wakil Gubernur, hadir sejumlah jajaran pejabat pemerintah kabupaten seperti Sekda Drs. H. Acep Jamhuri M.Si, Asda 3 Samsuri dan sejumlah kepala dinas.***ts

Senin

Ini Sosok Singkat Kapolres Baru Karawang AKBP Aldi Subartono

AKBP Aldi Subartono SIK SH MH, sebelum di Tugaskan di Kabupaten Karawang menggantikan AKBP Rama Samtama yang ditugaskan menjadi Wakapoltabes Bekasi melalui Surat Telegram Rahasia (STR) nomor ST/1506/VII/KEP./2021 dan ST/1507/VII/KEP./2021 tanggal (26/7/2021) yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri, merupakan Kasubdit Jahtanras Ditreskrimum di Polda Sulawesi Utara (Sulut) dengan pangkat Kompol. 

Selain di Sulawesi Utara, Aldi juga sebelummya sempat menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Medan setelah sebelumnya ia juga sempat mengisi jabatan Polsekta Sunggal Kota Medan. Dia,  dikenal sebagai sosok seorang pemimpin yang tenang dan bersemangat dalam bekerja namun tegas dalam bertindak.
AKBP Aldi Subartono 

Sejak dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polresta Medan pada 9 Mei 2015 lalu, Kompol Aldi Subartono, telah menunjukkan hasil kinerjanya dalam mengungkap kejahatan besar di Medan seperti membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) via online, kemudian membongkar praktik jual beli pemalsuan dan penjualan ijazah dari Perguruan Tinggi Swasta di Delitua, pengungkapan praktik judi bola online internasional dari sebuah rumah di Jalan Gaharu, Medan Timur dan menggagalkan peredaran 20 ton bawang merah ilegal asal Malaysia dari Jalan Letda Sujono Medan, menangkap pemakaian dan bandar sabu dikampung kubur.

Pengalaman yang sangat luar biasa yang dirasakan pria kelahiran 1978 itu adalah saat ia menjadi seorang pengasuh atau pembina taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang, selama dua tahun dari tahun 2012-2014. Betapa tidak, tentu sudah banyak taruna Akpol hasil didikannya menjadi anggota Polri yang disiplin, pintar, rajin dan jadi panutan terhadap rekan sesama taruna Akpol.

AKBP Aldi Subartono 

Bahkan, Aldi juga ikut mendidik anak Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti yakni Inspektur Polisi Dua (Ipda) Farouk Haiti. Ipda Farouk Haiti kini berdinas di Polrestabes Surabaya, Jawa Timur. Bukan itu saja Ipda Nur Istiono juga pernah merasakan didikannya dan saat ini menjabat sebagai Panit Reskrim Polsekta Sunggal. (Red)

Kabar Kurang Bagus: Bupati Sebut Persediaan Peti Mati di Karawang Menipis

Stock peti jenazah Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menipis menyusul tingginya kasus kematian akibat COVID-19 sejak beberapa sepekan terakhir.(13/7/2021).

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana di Karawang, mengatakan sebelumnya pihaknya mempunyai stok 400 peti jenazah. Namun kini jumlahnya semakin menipis karena tingginya kasus kematian akibat COVID-19 di daerahnya.

"Dari 400 peti jenazah disiapkan, sekarang tersisa sekitar 200 peti. Kami akan berupaya menambah stok peti jenazah ini," katanya.

Ia mengaku akan menambah stok peti jenazah tersebut, untuk mengantisipasi terus bertambahnya kasus kematian akibat COVID-19 di Karawang.

Sementara pada Senin ini, (12/7/2021), Pemkab Karawang telah menerima bantuan 500 peti jenazah dari salah satu perusahaan yang ada di Karawang.

Sesuai dengan data Dinas Kesehatan Karawang, hingga kini jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Karawang mencapai 33.649 kasus. Jumlah itu bertambah 364 orang selama kurun waktu 24 jam.

Dari jumlah kumulatif itu, sebanyak 1.243 orang dilaporkan meninggal akibat COVID-19. Jumlah yang meninggal dunia akibat COVID-19 tersebut bertambah 34 orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Kemudian yang dinyatakan sembuh bertambah 434 orang menjadi 26.495 kasus. Selanjutnya yang dirawat bertambah tujuh menjadi 927 orang dan yang isolasi mandiri berkurang 111 menjadi 4.984 orang.**ts


Sabtu

Cellica Sebut Karawang Kebut Vaksinasi Hingga Oktober 2021

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menargetkan sebanyak 1,5 juta warga Karawang telah menjalani vaksinasi Covid-19 di akhir Oktober 2021.

Cellica Nurrachadiana

"Sekitar 70 persen atau 1,5 juta jiwa. Kita targerkan Oktober ini telah divaksin," kata Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana,, Sabtu (10/7/2021).

Cellica mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 50 puskesmas dan 10 tempat untuk menjadi sentra vaksin.

Selain itu lima kawasan industri akan dibidik menjadi sentra vaksin khusus karyawan.

"Kami juga melibatkan perguruan tinggi, Dinas Kesehatan, Polres, dan TNI sebagai lokasi vaksinasi," katanya.

Cellica berharap percepatan vaksinasi di Karawang mampu mengurangi angka positivity rate (rata-rata terkonfirmasi positif Covid-19) dan mortallity rate (angka rata-rata meninggal).

Saat ini, dikatakan Cellica, pemerintah menargetkan tujuh ribu orang divaksinasi.

Minggu depan, pemerintah menargetkan vaksin untuk 10 ribu orang.

Kemudian upaya vaksinasi lainnya adalah dengan vaksinasi luring yang menargetkan masyarakat pedesaan.

Saat ini pihaknya masih merumuskan konsep vaksinasi tersebut***(we)

Jumat

Kabar Gembira: Dibuka " Open Recruitment Relawan Covid-19 RSUD Karawang "


Sampai saat ini penyebaran wabah virus Corona di Kabupaten Karawang masih mencatatkan penambahan untuk angka terpapar atau orang yang terinfeksi, tercatat pada hari Jumat,(9/7/2021), untuk angka terkonpirmasi positip terinfeksi bertambah 777 orang dan menjadi total 32.110 orang dengan angka total kontak eratnya mencapai 35.281 orang selama pandemi corona.


Lalu untuk angka yang masih menjalani perawatan medis sebanyak 1.053 atau bertambah 6 orang, sedangkan menempuh isolasi mandiri sebanyak 4.930 orang atau bertambah 246 orang.

Ada kabar baik di hari Jumat ini untuk kesembuhan di Kabupaten Karawang menjadi total 25.000 orang atau bertambah sembuh sebanyak 505 orang per tanggal 9 /7/ 2021.

Lalu tercatat untuk korban meninggal dunia akibat terpapar virus Corona sebanyak 1.127 orang atau meninggal dunia pada hari ini sebanyak 20 orang.

Atas kondisi tersebut diatas ,Pemkab melalui RSUD Karawang membuka open recruitment untuk seluruh warga Karawang menjadi relawan Covid-19 RSUD Kabupaten Karawang.

Seperti apa aturan bagi mereka yang berminat dann mengambil kesempatan baik ini,silakan ikuti link ini : https://s.id/reg_online_rsud

Sumber : Dinkes dan RSUD Karawang

Rabu

Pemkab Terima Bantuan Alkes Dari BJB dan PT.Mitra Karawang

Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menerima bantuan kelengkapan alat kesehatan dari Bank Jabar (BJB) dan PT. Mitra Karawang. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Asisten Administrasi Setda Kab. Karawang, Samsuri mewakili Wakil Bupati H. Aep Syaepuloh SE di Halaman Gedung Pemda, Rabu (7/7).


BJB melalui Manager Bisnis Komersial, Budiman Subastian menyerahkan bantuan berupa baju hazmat sebanyak 300 pcs, masker KN95 300 pcs, handsanitizer 100 liter dan minuman kesehatan 30 krat.

Sedangkan PT. Mitra Karawang Jaya memberikan bantuan berupa masker medis sebanyak 80 box, masker KN95 150pcs, handsanitizer Instance sebanyak 10 Galon @ 4 liter dan baju hazmat 50 pcs.

Pada kesempatan itu Samsuri mewakili Wakil Bupati menyampaikan terimakasih kepada Bank Jabar dan PT. Mitra Karawang Jaya yang telah peduli dalam penanganan covid 19 dengan memberikan bantuan alat kesehatan tersebit.

"Bantuan ini selanjutnya akan kami serahkan kepada BPBD untuk segera didistribusikan kembali ke para tenaga kesehatan yang berada di setiap wilayah Karawang," ujar Samsuri***red

Selasa

Ini Penting Dibaca PNS dan Non PNS di Karawang

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang melakukan sosialisasi bagi seluruh aparat sipil negara (ASN/PNS) dan non ASN/PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang secara virtual di Kantor BKPSDM yang dibuka oleh Sekretaris Badan, Jajang Jaenudin, Selasa (6/7). Hadir sebagai narasumber dr. Hj. Yayuk Sri Rahayu, M.KM dari Dinas Kesehatan Karawang dengan materi "Pencegahan dan Upaya Yang Dilakukan Saat Isolasi Mandiri Bagi Yang Terkonfirmasi Covid 19".


Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) para ASN dan Non ASN mengikuti kegiatan ltersebut .

Kepala BKPSDM Karawang, H. Asep Aang Rahmatulah sebelumnya dalam surat undangan zoom meeting mengatakan, sosialisasi ini untuk memberi wawasan dan pengetahuan yang benar dalam melakukan isolasi mandiri (isoman). Sosialisasi ini penting untuk ASN dan Non ASN yang terkonfirmasi positif covid 19 yang menjalani isoman di rumah karena ruang perawatan di RSUD maupun RS swasta sudah terisi penuh.


Karenanya, kata H. Asep Aang melalui kegiatan ini diharapkan para ASN dan non ASN yang menjalani isoman di rumah dapat memahami dengan benar tatacara isoman, sehingga dapat cepat sembuh.

Selanjutnya dalam paparan dr. Hj. Yayuk Sri Rahayu, MKM dijelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan bagi ASN dan non ASN yang tengah isolasi mandiri di rumah.

"Bagi yang isoman di rumah wajib menyediakan termometer (pengukur suhu) dan oxymeter (pengukur saturasi oksigen), tetap jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan menerapkan etika batuk. Pada prinsipnya menerapkan 5M," ujar dr. Hj. Yayuk.


Selain itu, dr. Hj. Yayuk mengingatkan agar dalam sehari sedikitnya memeriksa suhu tubuh pada pagi dan sore, periksa saturasi oksigen dan frekuensi nadi, pantau laju napas serta mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.

Setiap pagi jendela kamar juga harus dibuka. Hal ini agar cahaya matahari masuk dan terjadi sirkulasi udara. Upayakan juga berjemur matahari selama 10-15 menit antara pukul. 10.00 - 13.00 Wib dan olahraga rutin 3-5 kali seminggu.

"Setiap hari kamar harus dibersihkan dengan tetap memakai masker, cuci alat makan sendiri usai digunakan, dan tidur di kamar pribadi terpisah dengan anggota keluarga," kata dr. Hj. Yayuk.

Saat isoman, disarankan dr. Hj. Yayuk untuk selalu mengkonsumsi vitamin C, D, atau sesuai anjuran dokter, dan proaktif menghubungi pelayanan kesehatan terdekat untuk bimbingan pemantauan mandiri.

Bagi isoman yang tanpa gejala dibutuhkan 10 hari isolasi sejak terkonfirmasi positif dan untuk gejala ringan dibutuhkan waktu perawatan selama 10 hari isolasi sejak timbul gejala minimal 3 hari bebas gejala.

Pastikan juga secara rutin membersihkan area rumah yang sering disentuh dengan disinfektan atau cairan deterjen seperti di gagang pintu, kran air, toilet, wastafel, meja, kursi dan tempat lainnya.

Buat catatan harian selama isoman terkait gejala yang dirasakan, suhu tubuh, saturasi O2, frekuensi nadi, laju napas atau keluhan lain.

"Jika saturasi oksigen dibawah 94% maka harus lapor ke petugas kesehatan untuk masuk IGD rumah sakit. Rumah sakit harus menerima pasien tersebut, dan jangan sampai meninggal dunia karena telat memberikan pertolongan," jelas dr. Yayuk.***ts
© Copyright 2023 Karawang Info Grup Pelita Karawang | All Right Reserved