-->

Kamis

Begini Cara Pepadi Karawang Bina Regenerasi Dalang !

Begini Cara Pepadi Karawang Bina Regenerasi Dalang !

 Ditengah support anggaran yang minim dari pemerintah daerah dan sepinya market pementasan wayang golek di daerah sendiri, Persatuan Padalangan Indonesia (Pepadi) Karawang secara mandiri terus berupaya mencetak regenerasi dalang wayang golek. 


Dalang - dalang tersohor asal Karawang seperti Almarhum Rd H Tjejep Suprijadi lewat haleuang kakawen khas karawangan yang melegenda, Dalang Eka Supriyadi, Ujang Muchtar AS, Hengki Muchtar, Apep Hudaya, Dede Koswara, Ki Dalang Ukar, Ki Dalang Iman dan Ki Dalang Darsa Wibiksana, terus di topang pembinaan minat bakat putera puteri terbaik Karawang lainnya lewat wadah Pepadi Karawang. Bahkan, telah menorehkan prestasi seni dalang wayang golek juara nasional kategori remaja, Akmal Nurwenda. 

Lalu seperti apa pembinaan yang dilakukan Pepadi Karawang terhadap para dalang agar terus jalan eksistensinya ? 

Dikatakan Ketua Pepadi Karawang, Waya Karmila S.Pd MM, memang suport anggaran untuk even-even lomba dan kompetisi tidak sepenuhnya di anggarkan pemerintah daerah, namun Pepadi secara mandiri gelar ragam perlombaan dalang berbagai kategori, baik anak, remaja hingga dewasa untuk mengasah eksistensi, seperti ditahun 2022 dan 2023 ini, sukses menggelar binojakrama padalangan yang di khususnya, baik lakon hingga haleuang seperti Kakawen Prabu Rahwana pada Dewi Sinta misalnya. Itu, sebut Saya, merupakan bagian pembinaan dan mengasah eksistensi dalang-dalang di Karawang. 
Foto : Sejumlah Anak saat pelatihan ngadalang yang di bina Pepadi Karawang

Teranyar, sebut Waya, ada 10 dalang anak yang setiap akhir pekan berlatih ngadalang di Kantor Disbudpar yang di bina langsung Ki Dalang Iman.

"Berawal dari senang dulu saja pada seni wayang golek, kemudian ada hoby dan minat hingga akhirnya meniru. Sehingga, ketika belajar di sanggar atau padepokan, mereka di gembleng Wanta wacana (Dialog), Amardawalagu Haleuang dan Kakawaen hingga Sabet. Alhamdulillah, secara bertahap penguasaan demi penguasaan di serap para dalang anak ini, " Ungkapnya, Kamis (23/11/2023).

Untuk stok dalang, diakui Waya memang masih tinggi yakni mencapai 83 orang. Hanya saja, kesulitannya adalah regenerasi juru kawih atau sinden dan nayagan seperti tukang rebab, betapapun alat-alat nayagan di apresiasinya bisa di dapat group dalang lewat aspirasi DPRD Karawang. Karenanya, sebut Waya, pihaknya mengandalkan para lulusan sarana seni dari Universitas di Bandung dan daerah lainnya yang pulang ke Karawang.

"Regenerasi dalang saya kira masih aman, cuma sinden dan nayagan ini nih yang mulai sepi regenerasinya. Paling Kita ya mengandalkan sarjana lulusan seni, maupun orang yang hobi dan ahli pada seni untuk di rekrut, " Ujarnya.
Foto : Sejumlah Anak saat pelatihan ngadalang yang di bina Pepadi Karawang

Ia berharap, pemerintah bisa membuka ruang-ruang seni lebih di support, baik sarana pra sarana, fasilitas hingga kesejahteraan para seniman, sehingga minat menjadi pelaku langsung pada seni, semakin tinggi dan eksistensinya terus terjaga lestari." Ungkapnya. (Rd)

Karawang Info Rekomendasi Redaksi

Karawang Info Terkini

© Copyright 2023 Karawang Info Grup Pelita Karawang | All Right Reserved