Super Gawat! Selama 3 Hari Terdampak Virus Corona di Karawang , 1.215 Terpapar Positip, 523 Sembuh dan Meninggal Dunia Sebagai Berikut.. -->

Super Gawat! Selama 3 Hari Terdampak Virus Corona di Karawang , 1.215 Terpapar Positip, 523 Sembuh dan Meninggal Dunia Sebagai Berikut..

KABAR KARAWANG
Jumat

Pemkab Karawang sudah mencari solusi terbaik guna atasi keadaan yang makin tidak terkendali oleh penyebaran virus Corona yang makin masif dan aktif.Siang tadi berdiri sudah tenda darurat di kisaran lingkungan RSUD Karawang.
Foto : RSUD Karawang dan Tenda darurat

Perkara tersebut bukan tanpa soal yang mendasari selain sudah makin berkurangnya tenaga medis dari doketr dan perawat akibat terpapar virus Corona juga makin bertambahnya warga Karawang yang terpapar virus Corona.

Menurut data yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Karawang dalam hal ini Dinkes Kabupaten mencatatkan penambahan terpapar oleh virus Corona untuk perhari ini Jumat ,25 Juni 2021, sebanyak 355 orang dan menjadi total sebanyak 23.970 orang selama Pandemi dengan angka kesembuhan mencapai 20.567 orang atau pasien yang terpapar sembuh pada hari ini sebanyak 163 orang

Untuk angka warga terpapar yang masih dalam perawatan medis sebanyak 929 orang atau bertambah atau masuk baru sebanyak 38 orang. (25/6/2021).

Untuk angka warga yang terpapar virus lalu mengambil isolasi madiri hari ini pun bertambah sebanyak 100 orang menjadi total yang Isoma sebanyak 1.674 orang.

Masih di hari ini Jumat,untuk angka meninggal dunia kembali bertambah 54 orang dan ini menciptakan rekor tertinggi hingga total selama Pandemi Corona sebanyak 800 orang.

Untuk data kontak erat terdata sebanyak 30.212 dengan suspek 8.300 orang.

Semua data diatas dikeluarkan pihak Satgas Covid-19 per jam 12 siang pertanggal 25/6/2021.

Berdasarkan data dinkes Karawang selama tiga hari berturut-turt tercatat angka yang terpapar virus Corona sebanyak 1.215 orang, untuk yang dinyatakan sembuh sebanyal 523 orang dan untuk yang meninggal dunia sebanyak 104 orang dengan rincian pertanggal 23 Juni sebanyak 15 orang, 24 Juni sebanyak 35 orang dan hari ini sebanyak 54 orang.

Kabar sebelumnya, Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh telah meninjau kesiapan tenda darurat untuk penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang, Jumat (25/6/2021) siang.

Pertambahan kasus yang cukup signifikan membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang harus bekerja ekstra keras dalam langkah penanggulangan.

Pemkab Karawang terus melakukan berbagai persiapan dalam melakukan penanganan untuk pasien Covid-19 dengan mendirikan tenda darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang sebagai salah satu rujukan penanganan pasien Corona.
Foto ilustrasi Stay At Home

"Kami tidak mengharapkan ada penambahan pasien. Tapi kami perlu waspada dan mengantisipasi apabila semakin bertambah, sementara kita juga mewanti wanti jika ruang isolasi RSUD Karawang penuh," kata Wabup.

Kepala BPBD Karawang, H. Yasin mengungkapkan pihaknya bersama Yonif 305 telah mempersiapkan tiga buah tenda dengan ukuran 5x12 meter dan 4x5 meter.

"2 buah tenda berukuran 5X12 bisa untuk menampung 20 pasien. Sementara 1 tenda berukuran 4X5 meter untuk penjaga. Sementara dari 305 meminjamkan 40 velbet" ungkap Yasin.

Sementara Plt Dirut RSUD Karawang, dr. Fitra Hergyana berharap dengan adanya tenda darurat tersebut bisa menjadi antisipasi apabila terjadi lonjakan pasien covid-19. Terkait tenaga kesehatan (nakes), pihaknya masih membutuhkan banyak tambahan SDM. Pasalnya banyak diantara nakes yang positif terkena penyakit corona. Selain itu, dirinya juga telah melayangkan surat permohonan nakes kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Beberapa tenaga medis yang sangat dibutuhkan yakni dokter dan perawat.


"Terima kasih kami ucapkan kepada Pemkab Karawang, BPBD, Yonif 305 dan Dinkes. Mari kita berdoa dan berusaha bersama untuk masyarakat Karawang yang sehat," ujarnya.**red

X
X
close