Kabar Duka, Dua Hari Nyaris 1000 Orang Terpapar Virus Corona di Kabupaten Karawang -->

Kabar Duka, Dua Hari Nyaris 1000 Orang Terpapar Virus Corona di Kabupaten Karawang

KABAR KARAWANG
Rabu

Kabar duka, Ina illhai wa Ina Ilahi rojiun sore ini dapatkan informasi untuk warga Karawang yang terpapar virus corona bertambah lagi (Rabu,30 Juni 2021).

Kantor Bupati Karawang

Untuk terkonpirmasi positip terinfeksi bertambah sebanyak 591 orang dan dihari kemarin tercacat penambahan sebanyak 400 orang atau menjadi total dalam dua hari berjumlah 991 orang dan selama terjadinya pandemi sebanyak 26.295 orang, lalu untuk angka kesembuhan sebanyak 21.584 orang.

Sedangkan untuk angka yang meninggal dunia sebanyak 952 oang atau bertambah perhari Rabu sebanyak 20 orang.

Didapatkan informasi lain dari Gubenur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang menyebutkan akan memberlakukan kebijakan lockdown di Jabar level RT dan RW yang masuk zona merah Covid-19, dan pasti termasuk diberlakukan di Kabupaten Karawang peraturan tersebut.

“Tadi sudah rapat sama pak Luhut. Apakah Jawa barat mau lockdown, jawabannya iya. Tapi di tingkat RT dan RW,” ujarnya saat konferensi pers melalui virtual, Rabu (30/6/2021).

Lebih lanjut, pria akrab dipanggil Kang Emil itu menyebutkan, ada 700 RT dan RW di Jabar rencananya akan diberlakukan lockdown sementara untuk memutus penularan Covid-19.

“Kita sudah total ada 7 ratusan RT di Jawa barat yang sedang kita analisa apakah efektif menahan penularan Covid-19,” bebernya.

Gubenur menjelaskan, alasan dirinya tidak memberlakukan kebijakan lockdown tingkat Provinsi dan Kabupaten.

“Belum dilevel kabupaten dan provinsi, kenapa? karena Lockdown level provinsi itu harus menunggu perintah pusat. Kalau mau lockdown, kalau sejumlah provinsi tidak lockdown sama juga bohong,” kata Emil.

Karena itu, tambah Emil, untuk mengatasi penularan virus asal kota Wuhan di tingkat provinsi akan diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat.

Namun, untuk pemberlakuan PPKM Mikro Darurat ini, provinsi Jabar masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat perihal dengan protokolnya.

Ia mengatakan, akan mengumumkan besok hari, Kamis 1 Juli 2021 informasi detialnya terkait dengan PPKM Mikro Darurat.

“Saya belum sampaikan karena kami belum mendapatkan petunjuk protokolnya nanti sore atau malam, besoknya saya langsung sosialisasikan kepada sekitar 11 kabupaten yang zona merah,” ucapnya.

Selain itu, Emil juga khawatir karena beberapa pekan terakhir ini daerah zona merah di Jabar terus bertambah.

“Ini juga sangat menghawatirkan karena meningkat tadinya hanya dua sekarang meningkat ke 11 kabupaten dan kami akan merapatkan detail isi panduan PPKM darurat itu kepada walikota dan bupati Kabupaten untuk memutus penularan Covid-19,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah dikabarkan akan memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat lantaran kasus Covid-19 semakin melonjak.

Rencana kebijakan ini dibahas dalam rapat terbatas istana yang dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Selasa, 29 Juni 2021.

PPKM Darurat akan berlaku di zona merah, salah satunya di Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan ini rencananya akan diterapkan selama dua pekan ke depan.

Dengan kebijakan ini, mulai restoran dan mal akan ditutup penuh. Begitu pula dengan perkantoran, berlaku work from home (WFH) 100 persen***ts

X
X
close