Astagfirullah, Dalam Sehari Di Karawang Terjadi Ledakan Terbesar Terpapar Virus Corona dan Meninggal Dunia -->

Astagfirullah, Dalam Sehari Di Karawang Terjadi Ledakan Terbesar Terpapar Virus Corona dan Meninggal Dunia

KABAR KARAWANG
Kamis

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Karawang terus memprihatinkan. Per hari Kamis, 24 Juni 2021, sebanyak 541 warga terpapar virus corona.
Bupati Cellica Nurrachadiana

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa saat ini penyebaran Covid-19 di Karawang sangat cepat juga merupakan ledakan angka terpapar tertinggi dalam satu hari selama pandemi berlangsung.(25/6/2021).

Akibat banyak yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Karawang akhirnya Pemkab mengajukan permohonan bantuan tenaga Nakes ke Provinsi Jabar.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana menyampaikan, saat ini Karawang kekurangan tenaga kesehatan untuk penanganan Covid-19. Karena, para dokter, perawat maupun petugas lain di bidang kesehatan banyak yang terpapar virus.

"Jujur ini berat sekali. Pasien terus bertambah. Tenaga kesehatan kami banyak yang terpapar, ruang inap di RS juga penuh," aku Fitra dengan lemas.
Fitra Hergynana

Kemudian katanya, kondisi seperti ini membuat Pemkab bergerak cepat dengan mengirimkan surat permohonan bantuan tenaga medis/kesehatan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Kepentingannya dibutuhkan tenaga medis yakni dokter dan perawat,tambah Fitra.

"Masyarakat yang mau jadi relawan dalam menghadapi pandemi ini juga bisa daftar ke indorelawan.org," Terang Fitra pula.

Satgas Covid-19 tak henti-hentinya mengajak agar masyarakat patuh protokol kesehatan 5M. Yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan/tidak berkerumun, dan membatasi mobilitas, tandasnya.

Data per 24 Juni 2021

Sementara menurut Data Satgas Covid-19, hingga Kamis 24 Juni 2021, jumlah warga Karawang yang terpapar yakni 23.615 orang, telah sembuh 20.404 orang, dirawat di RS 891 orang, isolasi mandiri 1.574 orang dan meninggal dunia 746 orang atau per Kamis bertambah 35 orang.

Pemakaman pasein COVID-19

Ruang Inap RS Penuh, Gubernur Jawa Barat Tinjau Tempat Isolasi Desa

Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Karawang, ditambah kamar inap bagi pasien Covid-19 Karawang penuh di seluruh RS, menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (24/6/2021).
Ridwan Kamil
Kang Emil, sapaan Gubernur Jabar, meninjau tempat inap di RSUD dan tempat-tempat isolasi yang disediakan Pemerintah Kabupaten hingga tingkat desa di Karawang. Selain meninjau, Gubernur juga memberikan penguatan logistik/anggaran bagi Kabupaten Karawang untuk menghadapi pandemi Covid-19.

"Hotel-hotel difungsikan-Rumah kontrakan di desa-desa difungsikan, untuk ruang isolasi pasien gejala ringan dan pasien yang mau sembuh dari rumah sakit," ujar Gubernur.

Langkah memanfaatkan hotel dan rumah kontrakan di desa itu dilakukan agar keterisian rumah sakit bisa turun. Tak hanya itu, saat ini RS dikhususkan untuk pasien dengan gejala berat dan sangat berat.

"Pasien tidak bergejala bisa isolasi mandiri di rumah, dengan diperhatikan oleh petugas puskesmas. Setiap lima hari akan disuplai obat-obatan dan vitamin," ujar Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

Bupati mengatakan, kenaikan jumlah kasus per hari Rabu kemarin mencapai 319 orang, dimana kasus ini merupakan kasus tertinggi dari sebelumnya di Karawang. Jumlah bed yang tersedia sekitar 1.208 bed dan hampir penuh dengan keadaan pasien bergejala sedang-berat.

"Ruangan HCU maupun ICU pun penuh karena banyak pasien yg mengalami perburukan. Sehingga peran masyarakat melalui PPKM sangat penting untuk mengendalikan Covid-19 bersama-sama," ujarnya.

Saat ini, dikatakan Bupati Cellica, upaya yang dilakukan yakni mengoptimalkan treatment bagi pasien-pasien yang membutuhkan penanganan ekstra (bergejala berat) adalah dengan membuka beberapa hotel agar pasien yang mengalami perbaikan bisa dialihkan untuk pemulihannya.

"Sehingga bed di rumah sakit dapat digunakan untuk pasien yang lebih membutuhkan perawatan yang lebih," tandasnya.

Tantangan bagi Pemkab Karawang yaitu kondisi saat ini para tenaga kesehatan baik yang di rumah sakit maupun di puskesmas banyak yang terpapar Covid-19 dan sedang melakukan isoman. 
Ridwan Kamil di Karawang

"Para Nakes ini ada yang terpapar dari lingkungan keluarga, lingkungan maupun ketika melaksanakan tugasnya," ujarnya. 

Bupati berharap masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar, karena peran serta Masyarakat sangat membantu untuk menangani lonjakan Covid-19 di Kabupaten Karawang. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada pak Gubernur atas perhatiannya," ujar Bupati Karawang **red

X
X
close